Selasa, 19 Maret 2019

kunjungan ke suara nahdliyin

KUNJUNGAN KE SUARA NAHDLIYIN
Oleh :
Lutfi Tria Maharani (1740210046)
Muhammad Luthfi Syaf (1740210066)
Ahya Ainur Rofi (1740210049)
Niflatul Uyun (1740210053)
     
      Pada hari Senin, 11 Maret 2019 sekitar pukul 13.00 sebagian mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus semester 4 sudah berkumpul di depan gedung D3 Kampus Barat IAIN Kudus untuk bersiap-siap berkunjung ke Suara Nahdliyin di kantor cabang PCNU Kabupaten Kudus Jl. Pramuka No. 20.         

     Sesampainya di kantor cabang PCNU kami disambut oleh Pimpinan Umum Suara Nahdliyin, Moh. Qomarul Adib. Beliau mengarahkan kami menuju ruang pertemuan Suara Nahdliyin yang bertempat di gedung lantai dua. Di setiap sudut ruangan terlihat foto-foto lawas penggerak NU pada zaman dulu bergantung di dinding-dinding ruangan, seperti foto Hadratussyekh KH Hasyim Asyari dan KH Abdul Wahid Hasyim.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka belajar bersama tim redaksi Suara Nahdliyin tentang teknik menulis berita feature. Pimpinan umum Suara Nahdliyin sangat senang atas kedatangan mahasiswa KPI IAIN Kudus ke Suara Nahdliyin. Beliau mengatakan bahwa mahasiswa IAIN juga harus ikut serta untuk belajar lebih jauh tentang ilmu jurnalistik agar dakwah islam semakin maju. Tak hanya itu, beliau juga berpesan bahwa kita harus pintar dan cerdas dalam mencari informasi tentang islam dengan smartphone yang semakin canggih di era milenial ini. Mahasiswa harus terus berlatih dan mengembangkan kemampuan menulisnya di bidang jurnalistik, ada ilmu tapi tak ada praktik sama saja nol.
     
       Sambutan baik juga disampaikan oleh pimpinan Redaksi Suara Nahdliyin Rosidi, atau yang kerap disapa Bang Eros. Rosidi mengungkapkan sejarah berdirinya Suara Nahdliyin. Suara Nahdliyin berdiri pada tanggal 17 Agustus 2017. Berawal dari kegalauan Qomarul Adib dan bang Eros tentang belum optimalnya penggunaan gadget di Kabupaten Kudus. Mereka merasa kasihan dengan orang-orang tua di Kudus yang tidak dapat mengakses berita melalui gadget, dengan permasalahan itulah mereka mengagas ide baru untuk membuat suatu sarana yang dapat digunakan orang-orang di Kudus terutama orang tua untuk mendapatkan informasi. Dan keluarlah Suara Nahdliyin dan Buletin Nahdliyin.   
     
       Selain menceritakan sejarah beliau juga memberikan pengetahuan kepada mahasiswa KPI IAIN Kudus seputar feature dan teknik menulis berita feature. Untuk menulis sebuah feature seseorang harus terlebih dahulu mampu menulis berita. 

        Feature merupakan salah satu jenis berita berkisah yang biasanya ditulis untuk mengungkapkan suatu hal secara lebih mendalam namun tidak membosankan.
Dalam kesempatan itu, bang Eros meminta para mahasiswa untuk menulis sekilas berita kunjungan ini dan dilanjutkan membaca cotoh berita feature. Setelah itu kita diberi materi tentang teknik penulisan dan praktik. Setelah diadakan kunjungan ini, sebagai tugas kuliah Teknik Menulis Berita dan Feature yang diampu oleh Primi Rohimi S.Sos, MSI. Kita diminta untuk membuat dua feature tentang budaya lokal setempat dan membuat profil madrasah. Yang kemudian akan dimuat Suara Nahdliyin pada edisi Maret.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita kampus iain kudus hari ini

Sehat dan Bugar: Rutinitas Senam Pagi Mahasiswa PGMI IAIN KUDUS Senin, 29 April 2019 Kudus,Tri.com- Mahasiswa PGMI IAIN Kudus ...