Rabu, 17 April 2019

laporan kunjungan ke cahaya televisi


Laporan Kunjungan Feature Stasiun Televisi Cahaya TV Pati

      Dalam jurnalisme media cetak, yang dimaksud dengan feature adalah sebuah tulisan khas, yang ditulis secara luwes dan menarik, dan relatif tak lekang oleh waktu. Tidak ada aturan yang mengikat sebuah feature, berita feature tidak akan basi sejauh feature itu masih menarik untuk dibaca.
      Secara singkat, struktur, gaya penulisan dan kemasan feature memang berbeda dengan berita biasa. Unsur subyektifitas penulis bisa lebih terasa dalam tulisan feature. Sebaliknya, dalam penulisan berita biasa, subyektifitas penulis sangat dihindari.
      Ada beberapa ciri yang membedakan sebuah feature yang dimuat dalam media cetak dan media televisi. Baik dari segi proses, tahap pembuatan, maupun gaya pengemasan.
     Sabtu, 30 Maret 2019 pukul 08.00 WIB sebagian mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Kudus berkumpul di depan Gor IAIN Kudus untuk bersiap-siap berkunjung ke salah satu stasiun televisi yang berada di Pati, yaitu CAHAYA TV yang terletak di Ds. Sokokulon, Jln. Raya Pati –Kudus KM 6,3 Kec. Margorejo, Pati.
       Kedatangan kami disambut baik oleh pimpinan Cahaya Tv. Beliau mengarahkan kami ke studio Cahaya Tv yang bertempat disamping ruang beliau. Disetiap sudut ruangan terlihat berbagai macam alat yang digunakan untuk produksi film.
       Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka belajar bersama dengan tim Cahaya Televisi tentang teknik menulis berita feature di media televisi. Di cahaya tv, kita dijelaskan mengenai feature berita. Ketua umum  cahaya tv memberikan sedikit materi kepada kami twntang feature, bahwa  hampir semua berita bisa dikatakan feature, tinggal kita melihatnya dari sisi mana. Feature lebih menekankan kepada human interest.
      Feature bisa berupa sebuah motivasi, sesuatu yang memang harus diangkat, seperti nenek-nenek tua yang mempunyai rumah reot, tidak punya suami dan anak, dan belum tersentuh dengan program pemerintah. Itupun bisa di jadikan sebuah feature. Dan kadang memang dalam pembuatan sebuah feature dalam media pertelevisian kita mengeksploitasi distabilitas seseorang yang berkebutuhan khusus. Tetapi tujuan kita dalam meliput mereka buka bermaksud untuk mengejek distabilitasi mereka, namun disini tujuan kita adalah memotivasi orang-orang diluar sana, kenapa yang distabilitas mampu melakukan segala hal tetapi orang yang sehat kadang tidak mampu melakukan hal tersebut. Jadi arah tujuannya jelas.
      Tidak hanya itu, pimpinan umum Cahaya Tv juga menjelaskan bagaimana proses pembuatan feature di medianya. Pembuatan feature di media televisi melalui beberapa tahapan:
Pra Produksi
1) Penentuan ide dan Tema
2) Riset
3) Hunting
4) Pembuatan diskripsi program
5) Pembuatan wishlist
6) Perizinan lokasi dan pemain
7) Penentuan karakter utama
8) Castig pemain
9) Proposal
Produksi
1) Shooting
2) Preview hasil shooting
3) Evaluasi shooting
Pasca Produksi
1) Penyempurnaan naskah VO
2) Editing
3) Dubbing
4) Mixing

      Produksi feature di Cahaya Tv dilakukan satu minggu sekali, tinggal tema apa yang diambil. Jika tema yang diambil susah maka proses produksinya melebihi satu minggu. Biasanya durasi penayangnya hanya 3-5 menit. Dan ditayangkan diakhir setelah berita politik, sosial, dan olahraga. Menurut pimpinan umum cahaya tv, keberhasilan featurenya dapat terlihat jika liputan feature tersebut ditonton banyak orang dan pada pagi harinya ada seseorang yang datang untuk memberikan sumbangan kepada tokoh pemeran feature tersebut.
      Dan pimpinan umum Cahaya Tv berharap setelah adanya kunjungan ini, mahasiswa KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam) mengetahui betul tentang feature di media televisi. Dan beliau siap menerima kedatangan kami kembali ke Cahaya Tv.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita kampus iain kudus hari ini

Sehat dan Bugar: Rutinitas Senam Pagi Mahasiswa PGMI IAIN KUDUS Senin, 29 April 2019 Kudus,Tri.com- Mahasiswa PGMI IAIN Kudus ...